Juang Merdeka, Blora – MGMP IPS Kabupaten Blora lakukan Studi Tiru ke SMPN 5 Yogyakarta. Studi Tiru tidak hanya fokus pada pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran IPS tetapi menyinggung tema lain seperti strategi mengikuti OSN, pengelolaan kurikulum sekolah dan penanganan beragam potensi dan problem murid.
“Seperti masuk ke mesin waktu,” begitu komentar Eko Adi Purwanto diawal sambutannya sebagai Koordinator Mapel IPS SMP kabupaten Blora.
Pak Eko demikian panggilan akrabnya berharap guru yang hadir dalam Studi Tiru dapat meniru praktik-praktik baik yang dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing.
“Kita sama-sama belajar, pulang membawa oleh-oleh yang bermanfaat,” tambahnya lagi
Pak Eko memaparkan kekagumannya pada SMPN 5 Yogyakarta sebagai sekolah yang mempunyai bangunan dan barang-barang yang masih kuno masih sangat terawat.
“Mohon maaf kehadiran kami sangat merepotkan dan menggangu kegiatan dan acara sekolah. Apresiasi setinggi-tingginya untuk SMPN 5 Yogyakarta atas penerimaannya dan semoga berkah bagi kita,” pungkasnya.
Plt kepala sekolah SMPN 5 Yogyakarta Dwi Isnawati menyambut dengan hangat peserta Studi Tiru.
“Warna hijau dari busana yang Bapak Ibu kenakan memberi semangat untuk kegiatan ini,” begitu awal sambutan dari Plt kepala sekolah yang baru menjalankan tugas selama satu bulan.
“Input di sekolah ini memang termasuk terbaik sehingga tuntutan dan perhatian pada sekolah ini juga sangat tinggi,” paparnya.
Hal tersebut memotivasi sekolah untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik.
‘Mudah-mudahan bisa terjalin silaturahmi untuk saling meningkatkan diri,” pungkasnya
“Pada intinya kita berkunjung untuk mengadakan studi tiru, maka setelah pulang kita bisa membawa ilmu dan menerapkan di sekolah kita,” kata Poyo selaku ketua MGMP IPS Kabupaten Blora. (tr)
Editor : T. Sumatra
