Juang Merdeka – Blora, Ratusan sekolah di Blora mulai jenjang TK hingga SMA akan segera di renovasi setelah turunnya Banpres. Dalam tahap 1 dan 2 saja ada 136 satuan pendidikan jenjang yang sudah dikerjakan secara swakelola pada 2026.
Jika ditambah tahap 3 nantinya, masih ada 78 sekolah lagi yang siap dikucuri dana. Total 114 sekolahan.
Pemerintah pusat sendiri menargetkan sekitar 71.744 dilakukan renovasi dan rehabilitasi pada satuan pendidikan yang dikoordinasikan oleh Kemendikdasmen.
Petunjuk Teknis dari Dikdasmen yang menjadi pedoman pelaksanaan penyaluran Bantuan Pemerintah untuk Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026, yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya pada SMK, SLB, SKB, dan PKBM.
Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi prioritas nasional dalam mendukung transformasi pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus menjawab tantangan kesenjangan akses dan mutu pendidikan di berbagai wilayah Indonesia .
Bantuan revitalisasi diberikan dalam bentuk dana yang digunakan untuk pembangunan baru, rehabilitasi, renovasi, hingga pengadaan sarana pendukung pembelajaran.
Proses penyaluran dilakukan secara akuntabel melalui mekanisme perencanaan, verifikasi, validasi, hingga penetapan penerima bantuan. Satuan pendidikan penerima wajib memenuhi persyaratan administratif dan teknis, termasuk memiliki dokumen perencanaan, kesiapan pelaksanaan, serta komitmen melalui SPTJM
Kepala Bidang Sarana Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Blora, Sandy Tresna Hadi, mengatakan hal itu untuk tahap satu dan tahap dua. Tahap satu sejumlah 31 dan tahap dua sejumlah 105. Untuk tahap 1, Revitalisasi itu tersebar untuk jenjang KB, TK, SD hingga SMP, di kabupaten Blora.
“Yang tahap satu itu 31. Kemudian tahap dua ini yang sudah berjalan ada 105,” katanya, Rabu (30/9/2026).
“Untuk SD yang sedang proses bimtek ada 78, pada tahap ketiga ini,” ujarnya.
Menurut Sandy, jumlah tersebut kemungkinan menjadi tahap terakhir untuk jenjang SD.
Sedangkan untuk jenjang TK, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai penambahan penerima program revitalisasi.
Sandy menjelaskan, saat ini 78 sekolah penerima revitalisasi tahap ketiga masih mengikuti proses bimbingan teknis (bimtek).
“Setelah bimtek ini kita sudah mulai koordinasikan ke sekolah untuk rapat koordinasi di masing-masing sekolah bersama P2SP, panitianya, tim teknis, sekolah. Untuk persiapan mulai pelaksanaan,” jelasnya.
Pihaknya menyebut pekerjaan revitalisasi tahap ketiga ditargetkan mulai berjalan pada awal Oktober 2026.
Dinas Pendidikan Blora menargetkan seluruh pekerjaan revitalisasi dari tahap pertama hingga tahap ketiga dapat diselesaikan maksimal akhir Desember 2026.
Dari dokumen yang dimiliki redaksi, tiap sekolahan mendapatkan kucuran ratusan hingga miliaran rupiah.
Selain itu, tahun ini ada pula bantuan sekolah bertajuk bantuan presiden (banpres) dimana tiap sekolah penerima mendapatkan bantuan antara 1 hingga 2 miliar.
Dan ketika cek lapangan, bahkan ada sekolahan yang mendapatkan double bantuan, yakni banpres ditambah pula revitalisasi miliaran ditahun ini.