Pemkab Blora Fasilitasi Paspor Dua  Siswa SMK Migas Cepu ke JA WE Challenge 2026 di Singapura

Advertisement

Juang Merdeka – Blora, Pemkab Blora fasilitasi paspor dua  siswa SMK Migas Cepu ke ajang internasional JA WE Challenge 2026 di Singapura. Paspor kedua siswa tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, pada Sabtu (17/10/2026). Selain dukungan pelayanan keimigrasian, Pemkab Blora juga membantu pembiayaan penerbitan paspor sebagai bentuk perhatian terhadap pelajar yang berprestasi.

Paspor diberikan karena prestasi membanggakan di cetak dua siswa SMK Migas Cepu, Jeremy Vanco dan Radesta Kirana Prameswari.

Kedua siswa tersebut bersiap membawa nama Indonesia di ajang internasional JA WE Challenge 2026 di Singapura pada 3–6 November mendatang.

Apresiasi diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Blora bersama Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora denagn turut memberikan dukungan dengan memfasilitasi penerbitan paspor bagi keduanya.

Dukungan Pemkab Blora dan Imigrasi Blora ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda agar terus berkembang, berani berkompetisi, dan mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berupaya memberikan dukungan nyata kepada generasi muda yang memiliki kesempatan untuk berkompetisi di tingkat internasional.

“Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen untuk terus mendukung generasi muda yang berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” demikian disampaikan dalam siaran pers Kantor Imigrasi Blora.

Dengan adanya pemberian dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kedua siswa dalam mengembangkan kemampuan sekaligus membawa nama baik Kabupaten Blora dan Indonesia di ajang internasional.

Dukungan juga dinyatakan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora, Gilang Danurdara. Dukungan tersebut berupa kolaborasi antara Imigrasi dan pemerintah daerah dalam memfasilitasi masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki prestasi.

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Blora siap memberikan    pelayanan keimigrasian yang profesional dan sesuai ketentuan dapat mendukung masyarakat dalam memperoleh kesempatan beraktivitas dan berkompetisi di tingkat internasional.

Kompetisi yang diikuti kedua siswa Blora tersebut  ini mengusung tema “Powering Our Future from Waste” dan mendorong pelajar berusia 15–19 tahun untuk mengembangkan inovasi dalam mengolah limbah menjadi energi.

Ajang JA WE Challenge 2026 merupakan kompetisi inovasi regional bertema Waste-to-Energy yang diselenggarakan oleh Junior Achievement Singapore bekerja sama dengan Aramco.

Partisipasi Jeremy dan Radesta diharapkan menjadi kesempatan untuk menunjukkan kreativitas serta kemampuan pelajar Indonesia dalam menghadirkan solusi inovatif bagi persoalan lingkungan. Khususnya mengembangkan inovasi dalam mengolah limbah menjadi energi.

Pemanfaatan limbah (seperti sampah plastik dan biomassa) menjadi bahan bakar memiliki prospek yang sangat besar di Indonesia, didukung oleh inovasi teknologi lokal dan potensi pasar yang tinggi. waste-to-energy di Indonesia menyimpan potensi investasi miliaran dolar (sekitar USD 18–20 miliar) serta peluang ekspor biometana ke pasar premium seperti Singapura dan Jepang.

Dilansir dari beberpa sumber menenerangkan bahwa  Ajang JA WE Challenge merupakan ajang kompetisi yang berusaha membangun penerapan pendekatan STEM, berpikir kritis, dan Design Thinking untuk mengubah sampah sehari-hari menjadi sumber energi praktis bagi sekolah atau komunitas.

Ditingkat nasional, JA Waste-to-Energy (WE) Challenge 2026 – Indonesia Finals mempertemukan 12 tim siswa SMA/SMK untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka. (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *