Implementasi Wawasan Nusantara di Era Digital dan Globalisasi

Advertisement

‎Juang Merdeka,Blora – Wawasan Nusantara adalah sesuatu yang harus dicapai dan sangat penting bagi setiap warga ndonesia. wawasan nusantara juga untuk mencapai pengembangan diri sendiri dan lingkungan negara Indonesia dan cita-cita kebangsaan indonesia sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Namun, banyak warga Indonesia yang masih belum mengetahui makna dari wawasan nusantara. Wawasan Nusantara juga dapat diartikan sebagai pandangan negara tentang keberadaan pancasila dan adanya lingkungan kebangsaan yang mencita-citakan negara yang merdeka, mandiri, dan bermartabat, yang diorientasikan oleh UUD 1945. Dalam menghadapi globalisasi aat ini, negara-negara harus mengambil sejumlah langkah untuk melindungi negara dan keberadaan serta integritasnya. Rendahnya wawasan nusantara di era globalisasi membuat Implementasi atau penerapan awasan nusantara kurang diperhatikan. Tidak dapat dipungkiri bahwa arus perkembangan edia sosial saat ini semakin cepat seiring dengan kemajuan teknologi di masyarakat modern, al Ini juga menghadirkan tantangan unik bagi kehidupan Indonesia, memungkinkan mereka ntuk menerapkan wawasan mereka tentang nusantara dan kebangsaan dalam tren globalisasi aat ini.

Hal ini dapat mengarah pada keseimbangan digital dan peningkatan inovasi yang akan terus dilakukan dengan teknologi yang maju cukup pesat saat ini. Dalam retrospeksi, integritas negara kita telah menghilang karena kelalaian dan kurangnya kesadaran dari perspektif kelembagaan, berpusat pada ketidaktahuan arus teknologi yang meningkat dari hari ke hari yang tidak sesuai dengan penerapannya. Salah satu faktor pembentuk budaya lokal yang sekarang dilupakan yaitu karna Kurangnya minat generasi penerus untuk belajar mewarisi budaya mereka. Oleh sebab itu sebagai warga negara Indonesia, kita harus bisa menemukan cara untuk menghargai dan menjaga wawasan kita tentang nusantara, dan menyadari pentingnya wawasan nusantara dalam menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

‎Dalam hal ini, data menunjukkan bahwa tantangan implementasi Wawasan Nusantara di era digital bersifat nyata. Survei penetrasi internet Indonesia yang dirilis oleh APJII menunjukkan bahwa mayoritas pengguna internet di Indonesia berasal dari kelompok usia muda (Gen-Z dan milenial), dengan media sosial sebagai aktivitas dominan. Namun, data Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai riset literasi digital nasional mengindikasikan bahwa tingginya akses digital belum berbanding lurus dengan literasi kebangsaan dan pemahaman nilai-nilai dasar bernegara.

Di sisi lain, laporan UNESCO dan World Economic Forum juga menegaskan bahwa globalisasi digital cenderung mempercepat homogenisasi budaya, terutama pada generasi muda di negara berkembang. Fakta ini menegaskan bahwa tanpa penguatan Wawasan Nusantara, ruang digital berpotensi menjadi arena lunturnya identitas nasional, bukan sarana penguat persatuan dan kesadaran kebangsaan.

‎Sebagai masyarakat harus bisa mengaplikasikan wawasan nusantara di era digital, dengan cara yakni :
‎1. Persepsi masyarakat bahwa kita memiliki kewajiban untuk menegakkan keutuhan dan ksatuan negara kita dari negara yang berusaha menggulingkan NKRI yang seharusnya ta bela agar tetap menjadi negara kita.
‎2. Menggunakan dan memanfaatkan media yang semakin canggih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama anak muda saat ini. Seperti kita dapat menggunakan aplikasi contohnya seperti Tiktok untuk membuat konten yang bermanfaat sehingga orang lain bisa belajar tentang pentingnya wawasan nusantara.
‎3. Selain itu, dengan menciptakan implementasi di bidang kehidupan seperti bidang ekonomi, politik dan kehidupan sosial, masyarakat dapat mengembangkan ekonomi yang semakin berkembang dan meningkatkan kehidupan sosial.

‎Di sini kita dapat melihat seberapa banyak yang dapat kita lakukan untuk memastikan adopsi wawasan nusantara di era digital saat ini, yg berguna untuk mendukung dan memahami wawasan nusantara yang dapat menjaga nilai-nilai luhur bangsa. Hal itu juga dapat memperkuat pertahanan kita terhadap efek era yang semakin mengglobal.

‎Cara untuk Mempertahankan budaya lokal yang ada dilakukan melalui bahasa. Karena bahasa selalu digunakan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Oleh karena itu, kebutuhan implementasi wawasan nusantara di masa kini harus dapat diselaraskan dengan sebaik-baiknya dengan rencana-rencana yang telah ditetapkan sebelumnya di masyarakat, beserta serbagai aspek yang dapat menciptakan kebahagiaan dalam masyarakat Indonesia, karena dengan menerapkan wawasan nusantara menjadi sarana integrasi hal ini dapat meningkatkan kehidupan negara dan masyarakat. Indonesia yang saat ini hidup di era globalisasi sangat menderita karena kurangnya pemahaman akan konsep wawasan nusantara yang dapat tanamkan kembali ke dalam kehidupan dalam masyarakat indonesia.

‎Semakin banyaknya generasi muda yang tidak memperdulikan wawasan nusantara mereka, hal in membuat peran pemerintah juga sangat diperlukan. Salah satunya dengan adanya peran pemerintah dalam mensosialisasikan pentingnya wawasan nusantara juga sangat dibutuhkan. Dalam hal ini peran Pemerintah juga diperlukan terhadap berbagai isu terkait wawasan nusantara.

‎Di sisi lain, partisipasi langsung dalam implementasi wawasan nusantara membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, sebab wawasan nusantara ini akan membangun ketahanan dan keamanan bangsa sehingga kita perlu memahami wawasan nusantara dan menyadari pentingnya menerapkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari. Hal ini sangat mendasar bagi masyarakat untuk mencintai negaranya dan menyadari pentingnya keterlibatan masyarakat dalam masalah ini. Sangat di berharap kan pemerintah, lembaga nasional dan masyarakat lokal akan bekerja sama untuk melindungi Indonesia dan mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

Oleh : Joko Agung Purnomo
‎Peserta Advance Training LK III HMI Badko Jateng-DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *