Juang Merdeka, Blora – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Blora mulai beroperasi dan terus menunjukkan perkembangan. Komandan Kodim 0721/Blora,Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto,S.Sos menyampaikan bahwa saat ini penyaluran pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska masing-masing sebanyak 1 ton mulai dilakukan di gerai-gerai KDKMP pada, Jumat, 30/09/2026.
Fakta tersebut dapatdijumpai di KDKMP Desa Blungun, Kecamatan Jepon, yang dalam dua hari terakhir telah menerima tambahan pasokan sebanyak 240 tabung gas LPG 3 kg. Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh barang kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah gerai mulai melayani kebutuhan masyarakat melalui penyaluran pupuk bersubsidi serta penambahan pasokan gas LPG 3 kg dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain itu, penambahan pasokan gas LPG 3 kg juga terus diupayakan guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Manfaat keberadaan KDKMP juga dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dari sisi harga dan kemudahan akses.
Jasman, salah seorang warga Mblungun RT 04 RW 01 mengungkapkan rasa senangnya karena kini dapat membeli gas LPG 3 kg dengan harga yang lebih murah dan lokasi yang lebih dekat.
“Kami sangat senang karena harganya lebih murah. Biasanya kami membeli gas di luar dengan harga Rp23.000 per tabung, sedangkan di KDKMP harganya Rp16.000. Jadi, lebih terjangkau dan kami tidak perlu lagi membeli ke tempat yang jauh,” ungkap Jasman.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa Blungun Serka Tarwiji turut berperan sebagai pendamping KDKMP Desa Blungun, Kecamatan Jepon.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran operasional koperasi serta mendorong agar keberadaan KDKMP dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan mulai tersalurkannya pupuk bersubsidi dan bertambahnya pasokan gas LPG 3 kg, KDKMP diharapkan semakin mampu mendekatkan akses kebutuhan pokok kepada masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi desa, serta memperkuat peran koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Blora.
Sepert diketahui tujuan utama dibentuknya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah untuk memperkuat ekonomi desa, meningkatkan ketahanan pangan dan mengurangi kemiskinan melalui pendekatan koperasi yang inklusif, modern dan berbasis gotong royong.
Program ini akan terus dikawal sehingga dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pemerintah terus mempercepat pembangunan dan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah strategis untuk memperkuat distribusi pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
KDKMP dirancang sebagai pusat distribusi pangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa. Selain memperpendek rantai pasok, KDKMP akan berperan sebagai offtaker hasil produksi pertanian, serta didukung fasilitas cold storage untuk menampung hasil perikanan dan sayuran. Sebagai bagian dari penguatan sistem, KDKMP juga akan berperan dalam rantai pasok SPPG serta menjadi salah satu saluran penyaluran bantuan sosial (bansos), khususnya bagi masyarakat pada desil 1 dan desil 2.
Pemerintah telah menyelesaikan revisi regulasi utama, termasuk revisi PMK Nomor 49 Tahun 2025. Selain itu, telah diterbitkan Permenkop Nomor 1 Tahun 2026 yang mengatur verifikasi dan validasi (verval) sebagai dasar pelaksanaan pembayaran oleh Menteri Keuangan. Untuk daerah dengan keterbatasan lahan, khususnya desa yang memerlukan cut and fill, pemerintah akan segera menerbitkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang substansinya telah disepakati. Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat, termasuk oleh BP BUMN bersama BUMN lainnya guna mendukung implementasi program ini. (Mg)
Editor : T. Sumarta