Bantuan Pompa Air Kementan Segera Dinikmati Petani Blora

Advertisement

Juang Merdeka – Blora, Petani Blora segera menikmati bantuan Pompa Air dari Kementerian Pertanian. Pompa Air bantuan tersebut akan disalurkan ke sejumlah desa di beberap[a kecamatan yang membutuhkan untuk meningkatkan hasil pertanian. Bantuan ini sangat bermanfaat terutama untuk desa yang mengalami kekuarangan air untuk pertanian di saat kemarau panjang.

Sejumlah 74 unit pompa air di salurkan ke petani yang  ditaksir capai ratusan juta rupiah. Bantuan ini disalurkan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) ke petani Blora dalam menghadapi Musim Tanam III atau menghadapi musim kemarau.

“Bantuan tersebut dibagikan oleh Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Direktorat Alat dan Mesin Pertanian. Sebanyak 74 unit berupa pompa air kecil sekitar 3 inch,” terang Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, DP4 Kabupaten Blora, Sofwan Rifa’i.

Baca Juga:  Bupati Blora Lepas Kontingen PORPROV Jateng XVII Tahun 2026

Pendistribusian pompa tersebut telah terlaksana pada bulan Juli 2026, sebagai upaya antisipasi kekeringan pada MT-III 2025/2026 di wilayah yang sumber airnya masih ada.

“Selain itu, (bantuan tersebut) membantu MT-I 2026/2027 nanti, untuk yang air tersedia maupun untuk menyambung selama MT-I saat intensitas hujan belum rutin dan merata,” katanya.

Diketahui bahwa Pompa air merek Ishoku yang disalurkan melalui program bantuan Kementerian Pertanian Republik Indonesia tidak diperjualbelikan kepada petani karena merupakan bantuan sosial / hibah pemerintah (gratis).

Namun, berdasarkan data e-katalog pengadaan pemerintah dan spesifikasi unit sejenis, nilai pengadaan atau harga pasar dari unit pompa air merek Ishoku (seperti tipe Ishoku-80 dengan mesin penggerak Kubota atau Shark) bervariasi:

Baca Juga:  Bupati Blora Ajukan Permintaan Pembangunan Bendung Karangnongko di Sisi Wilayah Blora dapat Dipercepat

POMPA AIR 3 INCH ISHOKU-80 + KUBOTA RD65DI-1S (lengkap dengan rangka roda serta selang hisap dan buang): Berkisar antara Rp22.950.000 hingga Rp25.474.500 per unit (termasuk PPN) menurut data Inaproc / E-Katalog.

Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan 56 ribu unit pompa air pada Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah mitigasi kekeringan nasional untuk menjaga produksi pangan di tengah ancaman musim kemarau dan perubahan iklim. Program pompanisasi menjadi strategi pemerintah untuk memastikan lahan sawah tetap memperoleh pasokan air sehingga target swasembada pangan dapat terus dijaga.

Petani yang membutuhkan bantuan pompa air maupun alsintan lainnya dapat mengusulkan kebutuhan melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) atau Dinas Pertanian Kabupaten/Kota sesuai mekanisme yang berlaku. Seluruh usulan akan diverifikasi dan diprioritaskan berdasarkan tingkat kebutuhan serta kondisi wilayah terdampak.

Baca Juga:  Bupati Blora Ajukan Permintaan Pembangunan Bendung Karangnongko di Sisi Wilayah Blora dapat Dipercepat

Adapun penerima bantuan pemerintah meliputi Kelompok Tani (Poktan), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), maupun kelembagaan ekonomi petani lainnya yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN) ataupun e-Banper. Bantuan alsintan juga dapat diberikan kepada Brigade Pangan yang memenuhi syarat dan pemerintah daerah yang mengelola brigade alsintan agar mobilisasi alat antar wilayah yang membutuhkan dilakukan secara lebih cepat dan fleksibel. (Mg)

 

Dukungan IPB dan ExxonMobil Cepu Field pada Pertanian Organik di Blora

Empat Kriteria Ukuran Bonsai

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *