KPU Blora Sapa Pemilih untuk Jaga Demokrasi

Advertisement

Juang Merdeka, Blora –  Demokrasi tidak pernah benar-benar beristirahat. Ia hidup, bernapas, dan tumbuh bersama kesadaran warganya. Itulah semangat yang terus dirawat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora melalui kolaborasi bersama LPPL Radio Gagak Rimang Blora, Rabu (25/2/2026).

Dalam harmoni siaran dan pesan, keduanya berjalan seiring menyapa masyarakat, memastikan denyut demokrasi tetap terasa, bahkan jauh setelah bilik suara ditutup.

Melalui gelombang radio yang mengalir lembut ke rumah-rumah, warung kopi, hingga sudut-sudut desa, sosialisasi kepemiluan terus dihidupkan. Bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi merawat kesadaran, bahwa demokrasi adalah ruang bersama yang harus dijaga, dipahami, dan dirawat setiap waktu.

Kolaborasi ini menjadi jembatan yang menghubungkan lembaga penyelenggara pemilu dengan masyarakat secara lebih hangat dan dekat. Podcast maupun radio, sebagai medium yang akrab dan bersahaja, menjadi ruang dialog yang tidak berjarak.

Suara penyiar, narasumber, dan pesan-pesan edukatif berpadu menjadi pengingat lembut bahwa menjadi pemilih bukan hanya peristiwa lima tahunan, melainkan bagian dari tanggung jawab kewargaan yang berkelanjutan.

Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Blora, Ahmad Mustakim menegaskan bahwa masa pasca pemilu bukanlah akhir dari kerja demokrasi. Justru pada fase inilah kesadaran publik perlu terus dipelihara.

“Sosialisasi menjadi langkah strategis untuk menjaga literasi politik masyarakat, menumbuhkan partisipasi yang berkualitas, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi,” tegas Mustakim.

Podcast LPPL Gagak Rimang Blora yang digawangi host bertalenta, Tya Aristya berperan sebagai medium yang memperhalus pesan, menyampaikannya ke ruang-ruang dengar masyarakat melalui tutur penyiar yang hangat dan estetis ditambah dengan penegasan terkait demokrasi dan teknis kerja-kerja KPU Blora juga oleh Kaasubag Parmas dan SDM, Wahyu Aditya Putra.

Dengan gaya bahasa yang lembut namun kuat, program ini berhasil membangun kedekatan emosional antara warga dan nilai-nilai demokrasi yang ingin terus disemai.

LPPL Gagak Rimang Blora pun memainkan peran penting sebagai mitra penyebar pengetahuan dan nilai-nilai demokrasi. Dengan karakter siaran yang informatif sekaligus membumi, podcast dan radio publik ini menghadirkan ruang edukasi yang mudah diakses, inklusif, dan menjangkau beragam lapisan masyarakat.

Kolaborasi ini bukan sekadar kerja programatik, melainkan gerakan bersama merawat kesadaran kolektif. Sebab demokrasi yang sehat tidak hanya dibangun dari prosedur, tetapi dari pemilih yang sadar, kritis, dan peduli.

Di tengah dinamika zaman yang terus bergerak, langkah KPU Blora dan LPPL Gagak Rimang menjadi pengingat bahwa menjaga demokrasi adalah perjalanan panjang. Ia dirawat dalam percakapan, disemai dalam pemahaman, dan tumbuh dalam partisipasi.

Selama suara masih disiarkan, selama pesan masih disampaikan, dan selama masyarakat masih diajak untuk memahami perannya, demokrasi akan terus hidup menyala pelan, namun pasti, di hati setiap warga. (am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *